SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani Kabupaten Jayapura secara resmi menggunakan absensi digital RFID pada Kamis 27 Agustus 2026. Absensi digital RFID ini memiliki delapan fungsi bagi siswa selama sekolah di SMK Negeri 1 Sentani.

suaraperempuanpapua.com – PELUNCURAN penggunaan kartu absensi digital RFID SMK 1 Sentani dilakukan Kamis 27 Agustus oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Amelia Ondikeleuw didampingi Kepala SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani, Abidik dan disaksikan oleh perwakilan orangtua siswa, para guru dan perwakilan siswa dari sembilan jurusan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Amelia Ondikeleuw dalam sambutan sebelum melaunching absensi digital menanyakan apa keunggulan dari sekolah ini? Itulah yang diutamakan dalam penyelenggaraan pendidikan SMK Negeri 1 Sentani supaya bisa menarik minat siswa baru masuk ke sekolah ini. Sebab keunggulan itulah yang bisa dijual di pasar kerja.
Kalau sekolah tidak punya keunggulan? Maka sekolah ini akan ditinggalkan orang dan sekolah bisa ditutup. “Setiap sekolah harus punya nilai jual. Kalau tidak punya nilai jual, maka kelulusannya sulit terserap ke dalam lapangan kerja. Penggunaan absensi digital ini memiliki multi fungsi bagi seorang siswa memenuhi berbagai urusan selama seorang siswa sekolah di SMK ini,” ujar Amelia Ondikeleuw.
Absensi digital Radio Frequency Identification (RFID) adalah sistem pencatatan kehadiran secara otomatis yang menggunakan teknologi gelombang radio RFID melalui pemindaian kartu atau teg khusus. Penggunaan absensi digital RFID secara resmi di SMK Negeri 1 Sentani pukul 09.57 pagi.

Kepala SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani Kabupaten Jayapura, Abidik, dalam sambutan sebelum launching mengatakan launching penggunaan absensi digital RFID ini bertujuan dan manfaatnya ada delapan untuk siswa, yaitu: 1) Meningkatkan kedisiplinan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah. 2) Mempermudah pencatatan kehadiran siswa secara cepat, akurat, dan sistematis. 3) Memudahkan guru dan wali kelas dalam memantau kehadiran siswa.
Empat, menyediakan data kehadiran secara real time sehingga dapat digunakan sebagai dasar tindak lanjut. 5) Meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan data kehadiran siswa. 6) Mendukung transformasi digital sekolah dan penerapan tata kelola pendidikan berbasis teknologi. 7) Meningkatkan efisiensi administrasi sekolah, khususnya dalam pengelolaan data kesiswaan, serta 8) Membangun budaya sekolah yang tertib, disiplin, modern, dan berbasis teknologi.
“Kehadiran siswa di sekolah merupakan salah satu indikator penting dalam keberhasilan proses pembelajaran. Karena itu, pencatatan kehadiran harus dilakukan secara tertib dan akurat,” ujar Abidik dalam sambutan sebelum launching absensi digital RFID.
Kepala SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani Kabupaten Jayapura, Abidik, berharap, dengan adanya kartu absensi digital RFID ini, proses pencatatan kehadiran siswa menjadi lebih cepat, mudah, dan dapat dipantau dengan baik. Data kehadiran juga dapat menjadi bahan evaluasi bagi wali kelas, guru, bagian kesiswaan, maupun pimpinan sekolah dalam melakukan pembinaan terhadap siswa.
Semoga inovasi ini memberikan manfaat bagi seluruh warga sekolah dan menjadi langkah awal menuju pengelolaan sekolah yang semakin efektif, transparan, dan berbasis teknologi.

“Akhirnya, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras dalam mempersiapkan dan mewujudkan program absensi digital ini. Mari kita bersama-sama menjaga, menggunakan, dan mengembangkan inovasi ini demi kemajuan sekolah dan masa depan peserta didik kita di SMK Negeri 1 Teknologi dan Rekayasa Sentani,” ujar Abidik mengakhiri sambutannya.
Penggunaan absensi digital RFID ini semula direncanakan akan dilaunching oleh Wakil Bupati Jayapura Haris Richard S. Yocku, didampingi Ketua Komisi C DPR Kabupaten Jayapura, Muhammad Akbar dan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Amelia Ondikeleuw.
Namun Wakil Bupati dan Ketua Komisi C batal hadir, sehingga penggunaan kartu absensi digital RFID dilaunching oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Amelia Ondikeleuw, didampingi Kepala SMK Negeri 1 Sentani Abidik, perwakilan orangtua siswa, perwakilan siswa serta disaksikan oleh para guru SMK dan siswa yang hadir pada acara itu.
Acara launching penggunaan kartu absensi digital RFID di SMK Negeri 1 Sentani dimulai 09.15 pagi dan selesai pukul 10.11 siang. Acara launching absensi digital RFID diakhiri dengan foto bersama.(*
