Menase Robert Kambu adalah seorang birokrat. Bukan mantan atlet ataupun bukan berdarah olahrawan. Tapi dia memimpin Persipura merajai liga sepakbola Indonesia dan Asia mencapai puncak prestasi. Persipura pun menjadi jenderal sepakbbola dengan meraih empat bintang di pundaknya. Belum satu pun birokrat Papua yang menyamainya.
suaraperempuanpapua.com – DALAM sepanjang karirnya di pegawai negeri sipil, Menase Robert Kambu tak pernah terlibat dalam oraganisasi olahraga apapun. Ia sendiri pun bukan berlatar atlet atau pun bukan berasal dari keluarga atlet. Namun, kemampuannya dalam mengelola manajemen birokrasilah yang membuat Kambu mampu membawa Persipura kembali meraih masa keemasannya.
Pengelolaan Persipura diserahkan kepada Menase Robert Kambu, yang saat itu terpilih menjadi Walikota Jayapura periode 2000 – 2005. Penyerahan kepemimpinan itupun tidak melalui prosedur resmi.
Saat itu pertandingan terakhir Liga Bank Mandiri musim 1999/2000 dilaksanakan di Stadion Mandala Jayapura. Dalam pertandingan itu, Persipura kalah dan terjadi kericuan. Penonton di stadion spontan meneriakan bubarkan pengurus. Kambu yang saat itu datang duduk di tribun ikut nonton Persipura bertanding di stadion spontan diminta segera pimpin Persipura.
Dalam kondisi itu, M. R. Kambu terima tanggung jawab besar tangani Persipura dalam kondisi manajemen yang amburadul dan kacau. Sekaligus tugas itu menjadi tantangan baru bagi Kambu, mengingat dalam karir PNS-nya, ia tidak pernah mengurus ataupun terlibat langsung dalam mengurus organisasi olahraga, apalagi sepakbola.
Walau belum pernah memimpin organisasi olahraga, Kambu lambat laun membenahi manajemen organisasi Persipura dengan menitikberatkan pada perekrutan pemain berkualitas, pelatih berkualitas dan mencari sumber keuangan tetap, “supaya klub bisa hidup secara mandiri dan profesional,” ujar Kambu kepada Paskalis Keagop dari Suara Perempuan Papua, saat ditemui di rumahnya di Dok 5 Atas Jayapura. Selasa, 14 Januari 2014 lalu.
Dan dalam masa kepemimpinan M. R. Kambu, Persipura bangkit dari keterpurukan tanpa prestasi yang sangat panjang selama 18 tahun, sejak 1982 – 2000.
Hasil awal yang terlihat dari kepemimpinan Kambu menjadi Ketua Umum merangkap Manajer adalah Persipura selalu berada di klasemen 10 besar teratas pada setiap akhir musim liga utama sepkabola PSSI. Bahkan Persipura menjuarai berbagai turnamen dan kompetisi sepakbola nasional dan internasional tingkat Asia.
Sejak 2000 sampai 2015 posisi Persipura tak tergoyahkan. Secara rutin menjadi peserta liga utama sepakbola Indonesia dan Piala Asia.
Walau belum pernah mengurus organisasi olahraga, M. R. Kambu dikenal pemimpin yang visioner, dengan berprinsip: membina dengan hati, bekerja keras dan mengandalkan Tuhan serta pantang menyerah dalam perjuangan.
Hal ini terlihat dari begitu ditunjuk jadi Ketua Umum merangkap Manajer, Kambu menetapkan visi dan misi bangun Persipura di masa kepemimpinannya. Visinya adalah Juara Indonesia dan Juara Asia Menuju Juara Dunia, dengan tujuh Misi, yaitu:
- Menata manajemen profesional
- Menghasilkan pemain dan pelatih yang profesional
- Menyiapkan sarana dan prasarana setaraf nasional dan internasional
- Kemandirian dalam pembiayaan
- Setiap bertanding meraih sukses untuk mengangkat harkat dan martabat orang Papua
- Membuka peluang dan kesempatan kerja menuju industri sepakbola
- Mempererat persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui visi dan misi ini pula yang kemudian M. R. Kambu memberikan perhatian khusus kepada Persipura Jayapura selama masa kepemimpinannya sejak 2000 – 2011, karena:
- Sebagai arena untuk memberitakan, menyaksikan, dan melayani serta memuliakan nama Tuhan.
- Hendak meraih prestasi tertinggi di tingkat nasional, Asia dan internasional.
- Papua mempunyai atlet sepakbola yang memiliki bakat/talenta secara alam dan potensinya banyak tersedia.
- Guna mengangkat harkat dan martabat orang asli Papua.
- Sarana membuka peluang dan kesempatan kerja.
- Mengembangkan prestasi dan ekonomi atlet sepakbola.
- Ekonomi atlet mantap menunjang ekonomi orangtua, pendidikan adik-adiknya dan membantu pembangunan kampungnya.
- Sarana pemersatu pemuda-pemudi Papua serta pemuda-pemudi Indonesia.
- Sarana hiburan dan perdamaian (jika menang).
- Ke depan menjadi sarana bisnis / industri sepakbola.
Untuk mencapai visi dan misinya ini, Kambu mendatangkan banyak pelatih untuk melatih Persipura, tapi banyak pula yang tidak bertahan lama. Setiap musim atau setengah musim kompetisi selalu saja ia ganti pelatih. Cepat lambatnya pelatih bertahan di Persipura tergantung pada prestasi yang dicapai.

Dari sekian banyak pelatih yang pernah didatangkan Kambu, hanya Jacksen F. Tiago asal Brasil yang bertahan selama enam musim kompetisi di Persipura mulai dari Liga Super Indonesia musim 2008/2009 sampai musim 2013/2014. Jacksen bertahan lama karena selain berprestasi juga karena mampu memahami karakter pemain sepakbola anak-anak Papua di Persipura dan lingkungan hidup masyarakat Papua yang dianggapnya sesuai dengan dirinya.
Berikut statistik kebangkitan Persipura di masa kepemimpinan Menase Robert Kambu dalam kurun: 2000 – 2011:
- Posisi ke-5 Wilayah Timur Liga Bank Mandiri 2000
- Posisi ke-7 Wilayah Timur Liga Bank Mandiri, 2001
- Posisi 8 Besar Liga Bank Mandiri, 2002
- Posisi 5 Besar Liga Bank Mandiri, 2003
- Posisi ke-13 Liga Bank Mandiri, 2004
- Juara Liga Bank Mandiri, 2005
- Runner Up Coppa Dji Sam Soe, 2006
- Runner Coppa Dji Sam Soe, 2007
- Semi Finalis & Tim Fair Play Liga Bank Mandiri, 2007/2008
- Juara Liga Super Indonesia, 2008/2009
- Runner Up Coppa Dji Sam Soe, 2009
- Juara Piala Keraton, 2009
- Juara Piala Community Shield, 2009
- Runner Up Liga Super Indonesia, 2009/2010
- Juara Liga Super Indonesia, 2010/2011
- Juara Inter Island Cup, 2011
- Juara SCTV Cup, 2011
- Babak 8 Besar Piala, AFC 2011
Menase Robert Kambu, tidak hanya sebagai birokrat dan pemimpin yang visioner, tapi juga penulis buku. Walau sibuk sebagai Walikota Jayapura dan Ketua Umum Persipura, dia selalu meluangkan waktu untuk menulis buku mengenai apa saja yang dikerjakannya dan apa saja yang dihasilkannya.
Ada 8 buku karya M. R. Kambu, yaitu:
- Jayapura Kota di Ujung Timur. Cetakan pertama 2008 dan cetakan kedua 2010.
- Satu Abad Kota Jayapura Membangun. Oktober 2009
- Persipura Sang Legendaris. 2009.
- Spirit Pemekaran Wilayah dan Percepatan Kesejahteraan Rakyat Papua. Oktober 2009.
- Jejak Pengabdian dan Konsistensi Pemikiran Drs. M. R. Kambu, M. Si. Oktober 2009.
- Satu Dasawarsa Bersama Bapak Drs. M. R. Kambu, M. Si. Oktober 2010
- Kemilau Satu Abad. Perayaan HUT Kota Jayapura 2010. Terbit Oktober 2010.
- Jejak Persipura go Internasional. November 2011.

BIODATA MENASE ROBERT KAMBU.
Tempat Lahir: Ayamaru, 14 Juni 1948.
Pendidikan:
- Jongens Vervolg School Teminabuan, 1963.
- SMP Negeri Manokwari, 1966.
- SMA Negeri Sorong, 1969.
- Sarjana Muda Ketatanegaraan Universitas Cenderawasih Jayapura, 1973.
- Sarjana Ilmu Pemerintahan, IIP Jakarta, 1979.
- Master of Science (M.Si.) S2 – Program Studi Pembangunan Ekonomi Uncen Jayapura, 2000.
Karier PNS:
- Calon Pegawai Negeri Sipil, 1973.
- Pegawai Negeri Sipil, 1974.
- Asisten Dosen Uncen Jayapura, 1973.
- Kepala Sub Bagian Tatalaksana Pembangunan Pembinaan Metode Kerja Biro Organisasi dan Tatalaksana Setwilda Provinsi Irian Jaya, 1973.
- Tugas Belajar ke IIP Jakarta, 1977.
- Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, 1979.
- Kepala Bagian Perekonomian Setwilda Kabupaten Merauke, 1980.
- Camat Merauke, 1983.
- Kepala Bappeda Merauke, 1984.
- Sekretaris Daerah Kabupaten Merauke, 1989.
- Asisten IV/Asisten Administrasi Setwilda Provinsi Irian Jaya.
- Walikota Jayapura, 2000 – 2005 peride pertama dan periode kedua 2005 – 2010.
- Pensiun dari PNS, 28 Oktober 2004.
Organisasi Olahraga:
- Ketua Umum Persipura Jayapura: 2000 – 2011.
- Ketua KONI Kota Jayapura: 2001 – 2011.
Istri: Dra. Welmina Wanny Kambuaya.
Anak 5 orang:
- Jony Patris Kambu
- Sasam Demson Kambu
- Agustin A. Kambu
- Octovina J. Kambu
- Marianus Rino Kambu.
Sumber: Paskalis Keagop. PERSIPURA. Kisah Sukses dan Masa Depan Sepakbola Papua.

