KPA DIUBAH JADI ATM CENTER

Penanganan penyakit HIV dan AIDS dulu ditangani oleh Komisi Penanggulangan AIDS. Kini telah diubah namanya menjadi ATM Center untuk menanggulangi tiga penyakit, yaitu AIDS, TB dan Malaria.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Dokter Anton Tony Mote (berkaca mata) berbincang dengan Anggota Komisi B DPR Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S. IP., MH., sebelum menghadiri Rapat Paripurna Tiga Masa Persidangan Dua DPR Kabupaten Jayapura tentang Jawaban Bupati Jayapura Terhadap Laporan Badan Anggaran Dewan, pada Selasa 21 Juli 2026 di Ruang Sidang DPR di Gunung Merah Sentani, Kabupaten Jayapura. Foto: Suara Perempuan Papua.

suaraperempuanpapua.com – PELAKSANA Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura Dokter Anton Tony Mote mengatakan angka kematian akibat penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) hingga Juli 2026 sebanyak 5.000 orang dari total 203.772 penduduk Kabupaten Jayapura. Namun penanganannya belum optimal karena keterbatasan pembiayaan dan kegiatan.

Karena itu, agar penanganannya bisa optimal, maka Dinas Kesehatan telah berkoordinasi dengan Bupati Jayapura Yunus Wonda untuk membentuk Komisi Penanggulangan AIDS Kabupaten Jayapura. “Selama ini KPA di Kabupaten Jayapura belum ada. Kami harap ke depan organisasi mitra bisa membantu menjangkau daerah-daerah, seperti Distrik Airu yang tingkat transaksi seksnya tinggi. Kalau hanya dari Dinkes, kami tidak mampu menjangkau semua wilayah,” ujar Anton di Sentani.

Dokter Anton Mote mengatakan mayoritas pengidap HIV/AIDS berasal dari kelompok usia produktif orang asli Papua. Penyebab penularannya karena perilaku seks bebas, konsumsi ganja, dan konsumsi minuman beralkohol. “Kalau lewat jarum suntik atau narkoba suntik tidak terlalu dominan.”

Plt. Kadis Kesehatan Kabupaten Jayapura ini juga mengatakan dalam kerangka menanggulangi penyebaran penyakit HIV/AIDS, maka tidak ada lagi Komisi Penanggulangan AIDS, tapi sekarang telah diubah menjadi ATM Center, yang bertugas menanggulangi penyebaran penyakit HIV/AIDS, Tuberkulosis (TB) dan Malaria.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Dokter Anton Tony Mote (berkaca mata) dan Kepala DPM Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Gustaf Griapon yang hadir dalam Rapat Paripurna DPR Kabupaten Jayapura, Selasa 21 Juli 2026 di Gunung Merah Sentani. Foto: Suara Perempuan Papua.

“Dulu KPA hanya tangani satu penyakit. Sekarang sudah kolaborasi menjadi ATM Center untuk menangani HIV/AIDS, TB, dan Malaria. Tiga penyakit itu disatukan dalam program eliminasi. Pencegahan dan penanggulangannya satu kali jalan. ATM Center milik pemerintah yang bernaung di bawah Dinas Kesehatan”, ujar dr. Anton Tony Mote saat ditemui di Kantor DPR Kabupaten Jayapura, Selasa 21 Juli 2026.

Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang merusak sel-sel sistem kekebalan tubuh yang berguna untuk melindungi tubuh dari serangan penyakit. Jika sel-sel tersebut rusak dan jumlahnya berkurang, daya tahan tubuh akan melemah dan penderitanya mudah terkena infeksi dan penyakit lainnya.

Jika tidak ditangani dengan tepat, maka HIV dapat berkembang menjadi Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) dalam kurun sekira 10 tahun atau lebih. AIDS merupakan stadium akhir dan paling serius dari infeksi HIV, yang ditandai dengan sistem kekebalan tubuh sudah sangat lemah dan tidak mampu melawan infeksi.(*