YOHANES HIKOYABI BERPULANG

suaraperempuanpapua.com – YOHANES Alexander Hikoyabi, adalah anak ke delapan dari ayah Soleman Hikoyabi (alm) dan ibu Hermina Matui. Lahir di Sentani, 8 Agustus 1976. Ayahnya seorang ondoafi terpandang dalam masyarakat adat Kampung Ifale, lulusan Opleiding Dorps Oderwijs (ODO) Serui, dan bekerja sebagai Guru Sekolah Dasar – yang dipanggil Tuhan pada 26 April 2006 di Kemiri, Sentani.

Sementara ibunya, Hermina Matui adalah lulusan Sekolah Keputrian, Meisjes Vervolg School (MVVS) Serui. Pasangan Soleman dan Hermina dikaruniai delapan anak. Terdiri dari empat perempuan dan empat laki–laki. Yohanes Alexander Hikoyabi adalah anak bungsu.

Yohanes Alexander Hikoyabi menghabiskan masa pendidikannya mulai dari sekolah dasar hingga pendidikan tinggi meraih gelar magister semuanya di Jayapura.

Yohanes Alexander Hikoyabi

Anis, demikian panggilan hariannya, menyelesaikan SD Inpres Kemiri Sentani 1988, SMP Negeri 2 Sentani lulus 1991, SMA Negeri 3 Sentani tamat 1994, lulus Sekolah Tinggi Teologia GKI Isak Samuel Kijne Abepura meraih gelar sarjana (S.Si) tahun 2004, kemudian menyelesaikan program magister (S2) di Universitas Cenderawasih Jayapura tahun 2009.

Setelah menyelesaikan pendidikan sarjana (S1), Anis melamar pekerjaan sebagai calon pegawai negeri sipil tahun 2006 dan diangkat menjadi aparatur sipil negara pada 2007 dan ditugaskan di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Papua di Jayapura hingga 2013.

Selain bekerja sebagai ASN, Yohanes Alexander Hikoyabi juga aktif dalam berbagai organisasi kemasyarakatan serta organisasi politik, dan duduk juga sebagai unsur pimpinan organisasi di dalamnya, diantaranya:

  1. Ketua Forum Gerakan Mahasiswa GKI Kabupaten Jayapura
  2. Wakil Ketua GAMKI Gereja Kristen Injili di Tanah Papua
  3. Wakil Ketua KNPI Kabupaten Jayapura
  4. Ketua DPC Partai Hati Nurani Rakyat Kabupaten Jayapura
  5. Bendahara Umum Provinsi Tabi
  6. Ketua Panitia Pembangunan Gedung Gereja GKI Reveil Kemiri, Sentani.
  7. Pendidikan Lemhanas RI di Jakarta

Walau bekerja sebagai ASN, Yohanes A. Hikoyabi mengajukan pengunduran diri tahun 2013, dan maju dalam pencalonan anggota DPR Kabupaten Jayapura dari Partai Hati Nurani Rakyat dan terpilih menjadi wakil rakyat periode 2014 – 2019 dan terpilih kembali pada periode kedua 2019 – 2024, terpilih dari daerah pemilihan Jayapura satu.

Di dalam lembaga DPR Kabupaten Jayapura, Yohanes Alexander Hikoyabi dipercaya menjadi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah serta bergabung dalam Komisi B dan menjadi anggota Fraksi Bhinneka Tunggal Ika.

Dalam kehidupan berkeluarga, Yohanes Alexander Hikoyabi menikah dengan Maria Rosina Korano di Jemaat GKI Efatha Dosai Klasis Sentani Waibu Moy, pada 31 Agustus 2003. Pasangan ini kemudian dikaruniai tiga anak perempuan, yakni:

  1. Grace Aprilia Vaterle Hikoyabi, Sarjana Statistik. CPNS Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Jayapura.
  2. Hera Jovian Giovani Hikoyabi, siswi kelas 3 SMP Genius Karawaci Tangerang.
  3. Melanesia Anastasia Insoraki Hikoyabi, siswi kelas 1 SMP Papua Kasih Waena, Jayapura.

Riwayat sakitnya bermula saat mengalami kecelakaan jatuh dari motor roda dua pada Kamis, 30 April 2026 pukul 10 pagi dan dilarikan ke RSUD Yowari Sentani, Jayapura. Namun petugas medis menyatakan Yohanes telah dipanggil oleh Bapa di Surga pukul 11.35 siang.

Yohanes Alexander Hikoyabi meninggalkan seorang istri, tiga anak perempuan, mama kandungnya, Hermina Matui serta tujuh saudara kandungnya, yaitu:

  1. Susana Hikoyabi
  2. Ester Hikoyabi
  3. Samuel Hikoyabi
  4. Hana Salomina Hikoyabi
  5. David Hikoyabi
  6. Valda Hikoyabi
  7. Andreas Hikoyabi.