Dewan Adat Suku Oktim minta bupati Jayapura segera ganti kepala Distrik Airu. Sebab sejak dilantik dua tahun lalu sampai hari ini tak pernah berada di tempat tugas.
suaraperempuanpapua.com – KETUA Dewan Adat Suku Oktim, Kornelis Huranhuran saat ditemui di kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Jayapura di Gunung Merah Sentani pada Selasa, 22 September 2026 mengatakan kami DAS Oktim bersama beberapa warga dari Kampung Hulu Atas Distrik Airu datang ke Sentani mengajukan surat pernyataan bersama masyarakat Oktim permintaan pergantian kepala Distrik Airu atas nama Nikolaus Wakor.
“Kami ajukan permintaan pergantian karena sejak dilantik dua tahun lalu sampai hari ini September 2026 Kepala Distrik Airu atas nama Nikolaus Wakor tidak pernah berada di tempat tugas. Apa alasannya, kami juga tidak tahu. Padahal sebagai kepala wilayah distrik dia mendapat fasilitas pemerintah seperti mobil operasional, gaji, tunjangan dan rumah dinas di distrik telah tersedia,” ujar Kornelis Huranhuran di Sentani.

Kornelis mengatakan seluruh masyarakat kampung yang masuk dalam wilayah Das Oktim sudah rapat dan sudah buat berita acaranya sepakat mengajukan pergantian kepala Distrik Airu. Berita acara itu ditandatangani oleh para kepala kampung se-Distrik Airu, para tokoh adat, perempuan, pemuda, agama dan tokoh masyarakat. “Semua sepakat bupati Jayapura segera ganti kepala distrik”, ujarnya.
Ketua Das Oktim, Kornelis Huranhuran menegaskan Nikolaus Wakor tidak pernah berada di tempat tugas selama dua tahun sejak pelantikan, karena dia orang baru tidak berpengalaman dalam pemerintahan, termasuk memimpin. Karena orangnya tidak berpengalaman dalam pemerintahan, karena dia orang baru, maka kami usulkan segera dilakukan pergantian agar pelayanan pemerintahan di Distrik Airu bisa berjalan.

Surat pernyataan masyarakat Das Oktim tentang pengusulan pergantian kepala Distrik Airu telah disampaikan kepada bupati Jayapura melalui Bagian Tata Pemerintahan Setda Kabupaten Jayapura, Komisi A DPR Kabupaten Jayapura dan beberapa pihak terkait. “Selain itu, kami juga mau bertemu bupati dan menyampaikan secara langsung supaya aspirasi kami bisa segera ditindaklanjuti,” ujar Kornelis.
Nikolaus Wakor adalah pegawai yang baru lulus aparatur sipil negara, yang ditugaskan di Unit Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Jayapura, kemudian dilantik bupati menjadi kepala Distrik Airu. “Karena pegawai baru yang tidak berpengalaman di pemerintahan yang dilantik menjadi kepala distrik. Jadi, kami seluruh tokoh masyarakat wilayah adat Oktim menilai Nikolaus tidak mampu memimpin pemerintahan di Distrik Airu. Karena itu, kami minta pa bupati segera ganti Nikolaus dari jabatannya sebagai kepala Distrik Airu,” tegas Ketua Das Oktim Kornelis Huranhuran di Gunung Merah Sentani.(*

