PAPUA MINTA TES CPNS MANUAL

Pemerintah provinsi, kabupaten dan kota di Papua menolak pendaftaran dan testing calon pegawai negeri sipil melalui internet. Belum meratanya ketersediaan infrastruktur telekomunikasi dan jaringan internet yang lemah menjadi kendala.

PENDAFTARAN calon pegawai negeri sipil 2018 resmi dibuka Badan Kepegawaian Negara (BKN) pada 26 September lalu melalui internet di Website: sscn.bkn.go.id. Pada hari pertama pembukaan, banyak pelamar kesulitan mendaftar karena websitenya sulit diakses, sehingga menimbulkan protes di mana-mana.

Khusus di Papua, gubernur, bupati dan walikota sepakat menolak pendaftaran CPNS melalui internet. Karena tidak semua kabupaten terhubung jaringan telekomunikasi. Kalaupun ada, jaringan internetnya susah diakses. Tak semua calon pelamar melek operasikan komputer dan internet.

Karena itu, Gubernur Papua Lukas Enembe bersama 29 bupati dan walikota menggelar rapat di Jayapura dan sepakat menolak pendaftaran CPNS melalui internet. Usulan itu kemudian disampaikan ke Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Bogor pada Jumat 5 Oktober lalu.

Dalam rapat tertutup itu, “Presiden menyetujui usulan Papua untuk pendaftaran CPNS secara ofline”, ujar Lukas Enembe usai pertemuan yang digelar secara tertutup.

 Pertemuan itu diikuti Ketua DPR Papua Yunus Wonda dan Ketua MRP Timotius Murib. Usulan pendaftaran CPNS dengan manual juga sudah disampaikan kepada Menpan-RB, Haji Asman Abnur, namun ia telah diganti dengan Menteri yang baru, sehingga terjadi miskomunikasi.

“Usulan kita sudah disetujui Presiden, dan nanti Presiden yang akan menyampaikan langsung kepada Menpan-RB yang baru. Presiden juga minta pemerintah Provinsi Papua untuk koordinasi dengan Kementerian terkait. Dan itu akan kami lakukan pada Senin 6 Oktober”, ujar Lukas Enembe di Bogor.

Kalau ada pelamar dari luar Papua, akan diatur secara teknis oleh daerah, terutama untuk formasi dokter, farmasi, dan guru yang selama ini belum bisa diisi oleh orang asli Papua. “Presiden minta dalam pelaksanaan pendaftaran CPNS harus hindari pratek KKN”, ujar Lukas.

Ketua Majelis Rakyat Papua Thimotius Murib usai pertemuan dengan Presiden berjanji akan menyurati secara resmi kepada 29 kepala daerah di Papua agar melaksanakan pendaftaran dan tes CPNS dengan cara manual. “Kita akan minta proses pendaftaran hingga pengumuman hasil dilakukan secara transparan. Hasil akhirnya akan seperti apa, itu tidak masalah. Yang penting 29 kepala badan kepegawaian daerah di Papua bisa melaksanakan sesuai hasil pertemuan dengan Presiden”.      

Lukas Enembe minta penerimaan CPNS di Papua jangan disamakan secara nasional, harus dibedakan. Pendaftaran dan testing CPNS di Papua harus ofline.

Jumlah formasi CPNS untuk tiap kabupaten di Papua berbeda. Seperti Kabupaten Boven Digoel 600 formasi, Kabupaten Jayapura 639 formasi, Kota Jayapura 613 formasi dan Mappi 400 lebih formasi.   

Walikota Jayapura Benhur Tommi Mano mengatakan mekanisme pendaftaran CPNS mengikuti hasil pertemuan antara gubernur dan para bupati dengan presiden di Jakarta. “Kota Jayapura siap ikut tes CPNS melalui online, tapi 28 bupati menolak. Sehingga, pendaftaran dilakukan dengan dua cara: ofline dan online. Warga Kota Jayapura yang ingin melamar, silakan menyiapkan persyaratan yang diperlukan”.

Penerimaan CPNS di Kabupaten Jayapura diutamakan untuk pendidikan dan kesehatan. Dari 639 formasi yang tersedia, sebanyak 80 persen untuk guru dan medis. “Jumlah formasi itu sesuai dengan permintaan kita ke Menpan-RB untuk memenuhi kebutuhan guru dan tenaga medis”, ujar Bupati Jayapura Mathius Awoitauw.

Dalam proses penerimaan nanti, Kabupaten Jayapura juga menggunakan dua cara: online dan ofline. Karena ada jurusan-jurusan mendesak yang pengisiannya harus melalui jalur online. “Karena itu, kita harus buka ruang bagi CPNS diluar kebutuhan yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Jayapura untuk yang punya keahlian tertentu”, ujar Mathius.

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal juga mengatakan tes CPNS di Papua akan menggunakan dua cara, ofline dan online sesuai kondisi daerah masing-masing. Wilayah-wilayah yang telah siap dengan jaringan internetnya bagus tes dengan cara online. Sedangkan daerah yang jaringan internetnya kurang bagus atau belum tersedia lakukan tes ofline. “Untuk soal ini, kementerian terkait di pusat juga sudah melakukan pemetaan”.

Sejak hari pertama pembukaan pendaftaran CPNS pada 26 September hingga ditutup secara resmi pada 15 Oktober pukul 23.59 malam lalu sudah 4.410.228 orang yang mendaftar di berbagai departemen dan kementerian untuk formasi pusat maupun di daerah melalui Website: sscn.bkn.go.id.

Kepala Biro Humas BKN RI Mohammad Ridwan mengatakan dari jumlah itu, yang sudah menyelesaikan proses pendaftaran sebanyak 3. 470.567 orang, dan masih ada sekira sejuta pelamar yang belum menyelesaikan proses pendaftaran. BKN tidak memberi toleransi terhadap pelamar yang sudah buat akun lamaran, tapi belum menyelesaikan proses pendaftaran.

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi RI menetapkan lokasi tes CPNS berbasis komputer tersebar di 873 titik. Terdiri dari 237 titik merupakan infrastruktur milik BKN, dan 636 titik merupakan fasilitas milik Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), “yang akan disinkronkan dengan BKN”, ujar Menpan-RB, Syafruddin di Jakarta.

Ada 76 Kementerian dan lembaga serta 293 instansi daerah menggunakan fasilitas komputer milik BKN, serta ada 233 instansi lainnya menggunakan fasilitas komputer UNBK. Panitia seleksi nasional harus berorientasi memudahkan masyarakat dalam mengakses lokasi ujian.

Formasi penerimaan CPNS 2018 yang tersedia untuk instansi pusat dan daerah berjumlah 238.015 formasi. Dibagi untuk instansi pusat 51.271 formasi yang tersebar di 76 kementerian dan lembaga. Sedangkan instansi daerah mendapat jatah 186.744 formasi, yang tersebar di 525 instansi.

Formasi guru menduduki peringkat pertama, dengan rincian guru Kementerian Agama untuk kabupaten kota sebanyak 12 ribu formasi. Guru kelas dan guru mata pelajaran pemerintah daerah sebanyak 88 ribu formasi. Untuk guru agama di pemerintah daerah sebanyak delapan ribu formasi. Sedangkan formasi dosen di Kemenristekdikti dan Kementerian Agama sebanyak 14.454 formasi.

paskalis keagop

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *