Even Akbar

Ditulis oleh Angela Flassy

Bulan Oktober, diawali dengan kesibukan KPU Papua yang mulai menindaklanjuti keputusan MK soal Pilkada Gubernur Papua, dimulai dengan menerima hasil verifikasi bakal calon Gubernur dari DPR Papua dan MRP (hlm.9).

Pemerintah Provinsi Papua pun segera merespon dengan mengucurkan dana penyelenggaraan pemilu bagi KPU Papua, Polda Papua dan Panwas.

Dana tahap pertama dan kedua dikucurkan pada bulan ini dan diharapkan Pilkada Gubernur Papua dapat berlangsung pada akhir Januari mendatang (hlm. 10).

Pada bulan ini pun, Papua menjadi tuan rumah perhelatan akbar, Raimuna Nasinal ke X yang berlangsung sejak 8 – 15 Oktober. Acara semula direncanakan akan dibuka oleh presiden (hlm 6), namun akhirnya berlangsung dengan aman dan lancar, meski dengan pengamanan dan pengawalan ketat oleh TNI/POLRI secara berlapis selama acara berlangsung(hlm 3).

Pemberitaan media nasional perihal kejadian-kejadian di Papua khususnya di Jayapura, ternyata berdampak langsung terhadap jumlah peserta Raimuna Nasional ke X. Bebeapa propinsi bahkan tidak mengikutsertakan tim perempuan karena kawatir dengan kondisi Papua (hlm.4).

Sepertinya, media Papua sudah harus mengubah paradigma pemberitaan, sehingga tidak justru memberi kesan buruk terhadap wajah provinsi paling timur ini di mata masyarakat Indonesia.

Perhelatan besar lainnya juga terjadi bulan Oktober adalah National Paralympics Compat Papua (NPC) di Riau yang berlangsung sejak 7 hingga 14 Oktober.

35 atlit Papua yang mengikuti 7 cabang olahraga dari 11 cabang yang diperlombakan akhirnya memenuhi target, yakni menembus peringkat 5 Nasional dan meraih 26 emas, 15 perak dan 14 perunggu, bahkan melampaui pencapaian atlit Papua yang mengikuti Pekan Olahraga Nasional ke XVII yang juga dilaksanakan di Riau.

Ada perbedaan besar antara, keduanya. Jika atlit peraih mendali di PON selalu mendapatkan pemberitaan dan bonus yang luar biasa, maka atlit Paralympics jauh dari keduanya.

Semoga, kali ini mereka mendapatkan sedikit bonus sebagai bentuk apresiasi terhadap usaha dan kerja kerasa mereka dan juga sebagai warga dan putra putri Papua yang sudah mengharumkan nama Papua di kancah nasional, bahkan beberapa diantaranya juga meraih prestasi internasional (hlm.12).

Akhir bulan ditutup dengan beberapa acara perpisahan penjabat Gubernur Papua, Syamsul Arief Rivai. Meski sudah mengantongi kepres perpanjangan masa tugas, namun akhirnya presiden mengakhiri juga masa tugasnya.

Meski belum mengawal Pilkada Gubernur Papua hingga saat pencoblosan, tetapi gubernur telah berhasil mengawal dan mengurai benang kusut Pilkada Gubernur hingga kini memasuki pentahapan oleh KPU Provinsi Papua.[]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *