Meniti Pasar

Panas terik, hujan dan becek memang sudah berlalu. Sebuah tenda besar dihalaman kantor BIKDA Provinsi Papua yang sedang di bangun ulang menjadi tempat perempuan padagang asli Papua ini menggantungkan hidup keluarganya. Tiap harinya mereka menjajakan barang dagangannya pada lapak yang berada dibawah tenda itu. Cukup lumayan. Panas tak menyengat dan jika hujan tak kebasahan.

Beberapa perempuan ini sudah puluhan tahun menggantungkan hidunya dari berdagang sayur mayur dipinggir jalan. Beberapa lainnya sudah belasan tahun ada di sana. Menjadi pedagang kaki lima yang rawan penggusuran memang bukan pilihan yang baik. Mereka pindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Continue reading

Migrasi

UNDANG-Undang No. 21 Tahun 2001 memberi kewenangan kepada pemerintah daerah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk di Provinsi Papua. Tapi hingga kini belum ada aturan mengenai migran yang masuk. Populasi orang asli Papua pun cenderung tidak berkembang.

Banyaknya kaum migran masuk dan menetap di Papua merupakan salah satu masalah pelik di daerah ini. Apalagi, sebagian dari mereka dimobilisasi dan disponsori oleh pemerintah. Seperti program transmigrasi yang gencar di waktu lalu yang berakibat beralihnya hak-hak adat atas lahan dan pemanfaatan sumber daya alam pribumi. Continue reading